Teknologi prototipe menyusut AI untuk menghadirkan fungsionalitas seperti otak dalam satu perangkat yang kuat - ScienceDaily
Top News

Seberapa stabil lapisan es Antartika? Ilmuwan menyelidiki faktor mana yang menentukan stabilitas massa es di Antartika Timur – ScienceDaily


Saat suhu meningkat karena perubahan iklim, mencairnya lapisan es kutub semakin cepat. Sebuah tim peneliti internasional yang dipimpin oleh ahli geosains Dr Kim Jakob dari Universitas Heidelberg sekarang telah meneliti dinamika Lapisan Es Antartika Timur lebih dekat. Sejauh ini, ini adalah massa es terbesar di Bumi dan dianggap kurang sensitif terhadap perubahan iklim dibandingkan lapisan es lainnya hanya karena ukurannya. Para peneliti menganalisis data yang mereka peroleh dari sedimen laut dalam yang berumur sekitar 2,5 juta tahun. Ini memungkinkan mereka untuk menentukan faktor yang bertanggung jawab atas stabilitas Lapisan Es Antartika Timur. Penemuan ini menunjukkan bahwa massa es di Antartika Timur bisa jadi jauh lebih tidak stabil dalam iklim yang terus memanas daripada yang diperkirakan sebelumnya.

“Mencairnya lapisan es kutub menyebabkan kenaikan permukaan laut global, yang menjadi ancaman yang semakin besar bagi daerah pesisir,” jelas Dr Jakob dari Institut Ilmu Bumi di Universitas Heidelberg. Untuk lebih memahami perubahan masa lalu pada massa es besar Antartika Timur, tim peneliti melakukan analisis geokimia pada sedimen laut dalam dari Samudra Atlantik. Sedimen diperoleh melalui Program Pengeboran Laut Terpadu (IODP), sebuah konsorsium ilmuwan internasional yang dibentuk untuk menjelajahi dasar laut.

Analisis ini memungkinkan rekonstruksi perubahan permukaan laut global dari sekitar 2,8 menjadi 2,4 juta tahun yang lalu, yang pada gilirannya mencerminkan variasi dalam total volume es. Selama periode ini, CO di atmosfer tinggi2 konsentrasi dengan nilai yang serupa dengan yang diperkirakan dalam waktu dekat menurun ke tingkat yang sebanding dengan CO praindustri2 isi atmosfer. Penyelidikan mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa Lapisan Es Antartika Timur mencapai peningkatan stabilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya sekitar 2,5 juta tahun yang lalu dibandingkan dengan periode yang lebih lama dalam sejarah Bumi.

Faktor-faktor yang secara konvensional dianggap telah mendorong pertumbuhan dan pembusukan lapisan es kutub selama sejarah Bumi adalah intensitas radiasi matahari dan CO2 isi atmosfer. Namun, Dr. Jakob dan timnya kini telah menemukan faktor tambahan yang memainkan peran penting dalam menstabilkan Lapisan Es Antartika Timur – pembentukan gletser besar di belahan bumi utara, yang menyebabkan turunnya permukaan laut global. Penurunan permukaan laut ini mengurangi paparan es Antartika Timur ke perairan laut yang relatif hangat dan dengan demikian meminimalkan potensi air laut untuk menyebabkan pencairan basal di beberapa bagian lapisan es.

Temuan studi berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang dinamika lapisan es global di bawah CO di atmosfer yang meningkat2 konsentrasi, seperti yang diharapkan dalam waktu dekat. Pencairan lebih lanjut dari massa es di belahan bumi utara karena perubahan iklim antropogenik dan kenaikan permukaan laut global selanjutnya dapat berkontribusi pada destabilisasi baru lapisan es di Antartika Timur.

Selain ilmuwan dari Universitas Heidelberg, peneliti dari Goethe University Frankfurt, Institut Max Planck untuk Kimia di Mainz, dan Universitas Southampton (Inggris Raya) berkontribusi pada penelitian ini. Penelitian ini didanai dalam konteks program prioritas IODP dari German Research Foundation. Temuan itu dipublikasikan di jurnal Prosiding National Academy of Sciences of the United States of America.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Universitas Heidelberg. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Dipersembahkan Oleh : Lapak Judi

Baca Juga : Slot Online