Satu Lagi Terdakwa Ditangkap Dalam Kasus Penipuan Terkait Tanah Berjuta-juta
Mohali

Satu Lagi Terdakwa Ditangkap Dalam Kasus Penipuan Terkait Tanah Berjuta-juta

mendengar berita

Mohali. Biro Kewaspadaan telah memperketat jerat terhadap tersangka kasus penggelapan dana miliaran rupiah terkait tanah Syamlat Desa Majaria. Kewaspadaan telah menangkap satu tersangka lagi dalam kasus ini. Terdakwa diidentifikasi sebagai Shyam Lal. Dia dihadirkan di pengadilan pada hari Rabu dan telah ditahan satu hari.
Menurut informasi, Shyam Lal berprofesi sebagai pedagang properti. Investigasi kewaspadaan telah mengungkapkan bahwa Shyam Lal dan beberapa temannya telah menciptakan pemegang saham dan surat kuasa palsu dari Agustus 2010 hingga November 2011. Setelah ini, sekitar 316 hektar tanah dijual dan tidak banyak 17,90 hektar tanah palsu yang ditunjukkan atas nama warga kecamatan Solan desa Biron. Surat kuasanya dibuat oleh Shyam Lal atas namanya sendiri. Padahal pada kenyataannya dia bukan kerabatnya. Selain itu, peran dua petugas juga mengemuka. Dengan bantuan ini, Shyamlal dan beberapa orang lainnya mendapatkan nama mereka dilakukan tanpa penyelidikan apapun, tanpa penyelidikan tanah dengan kepemilikan saham palsu. Tidak hanya itu, juga mengemuka bahwa dengan tidak adanya Tehsildar, tindakan lengkap telah diambil. Peran beberapa petugas Ditjen Pajak mengemuka dalam kasus ini dan Satgas menangkap satu petugas. yang telah pensiun. Banyak tersangka yang disebutkan dalam kasus ini belum ditangkap dan kasusnya sedang diselidiki oleh polisi. Semoga tersangka lainnya juga segera ditangkap.

Mohali. Biro Kewaspadaan memperketat jerat terhadap tersangka kasus penggelapan dana miliaran rupiah terkait tanah Syamlat Desa Majaria. Kewaspadaan telah menangkap satu tersangka lagi dalam kasus ini. Terdakwa diidentifikasi sebagai Shyam Lal. Dia dihadirkan di pengadilan pada hari Rabu dan telah ditahan satu hari.

Menurut informasi, Shyam Lal berprofesi sebagai pedagang properti. Investigasi kewaspadaan telah mengungkapkan bahwa Shyam Lal dan beberapa temannya telah menciptakan pemegang saham dan surat kuasa palsu dari Agustus 2010 hingga November 2011. Setelah ini, sekitar 316 hektar tanah dijual dan tidak banyak 17,90 hektar tanah palsu yang ditunjukkan atas nama warga kecamatan Solan desa Biron. Surat kuasanya dibuat oleh Shyam Lal atas namanya sendiri. Padahal pada kenyataannya dia bukan kerabatnya. Selain itu, peran dua petugas juga mengemuka. Dengan bantuan ini, Shyamlal dan beberapa orang lainnya mendapatkan nama mereka dilakukan tanpa penyelidikan apapun, tanpa penyelidikan tanah dengan kepemilikan saham palsu. Tidak hanya itu, juga mengemuka bahwa dengan tidak adanya Tehsildar, tindakan lengkap telah diambil. Peran beberapa petugas Ditjen Pajak mengemuka dalam kasus ini dan Satgas menangkap satu petugas. yang telah pensiun. Banyak tersangka yang disebutkan dalam kasus ini belum ditangkap dan kasusnya sedang diselidiki oleh polisi. Semoga tersangka lainnya juga segera ditangkap.

Posted By : togel hkng