Memajukan pengeditan gen dengan varian CRISPR / Cas9 baru - ScienceDaily
Popular

Membuka jalan untuk menggunakan nanokolloid karbon dalam aplikasi teknologi – ScienceDaily


Tim peneliti internasional, termasuk peneliti dari Friedrich-Alexander Universität Erlangen-Nürnberg (FAU) yang diketuai oleh Prof.Dr Dirk M. Guldi kini telah berhasil mengidentifikasi permasalahan mendasar yang berkaitan dengan fotofisika dan fotokimia karbon nanocolloids (CNC), dan memastikan pendekatan yang mungkin untuk penelitian ke dalam nanomaterial yang tersedia, tidak beracun dan mudah beradaptasi ini.

Cahaya bukan hanya sumber energi utama bagi kehidupan di Bumi, tetapi juga sangat penting untuk sejumlah aplikasi teknis. Nanomaterial seperti carbon nanocolloids (CNC) yang dapat digunakan untuk menyesuaikan interaksi material cahaya akan memiliki peran penting dalam teknologi masa depan. Sebagai produk yang berkelanjutan, mereka akan membantu menghindari limbah beracun dan konsumsi sumber daya yang berlebihan. Namun, jangkauan aplikasinya agak terbatas hingga saat ini karena heterogenitas mereka menghambat para peneliti dalam upaya mereka untuk menemukan cara yang seragam untuk mendeskripsikan CNC dalam keadaan bersemangat. Tim peneliti internasional, termasuk peneliti dari FAU yang diketuai oleh Prof. Dr. Dirk M. Guldi dari Ketua Kimia Fisika Sekarang saya telah berhasil mengidentifikasi permasalahan mendasar yang berkaitan dengan fotofisika dan fotokimia karbon nanocolloid (CNC), dan memastikan pendekatan yang mungkin untuk penelitian ke dalam nanomaterial yang tersedia, tidak beracun dan mudah beradaptasi ini. Para peneliti telah mempublikasikan hasilnya di jurnal Chem, dalam artikel berjudul ‘Proses optik dalam nanokolloid karbon’.

Nanokolloid karbon adalah bahan yang sangat heterogen. Mereka adalah partikel berbasis karbon kecil dengan diameter kurang dari 10 nanometer. Kurangnya deskripsi umum tentang sifat-sifatnya dalam keadaan tereksitasi membuatnya sulit untuk digunakan dalam aplikasi teknologi, ekologi, dan biomedis. Namun, salah satu fitur mereka yang paling menarik adalah fotoluminesen, dengan kata lain emisi cahaya setelah penyerapan foton, yang menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk aplikasi teknologi atau biomedis. Para peneliti percaya bahwa menambahkan larutan akan mendorong pendaran CNC setelah iradiasi, sebuah proses yang juga dikenal sebagai fosforensi. Temuan tim internasional akan menjadi titik awal untuk membuat CNC tersedia untuk aplikasi teknologi.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Universitas Erlangen-Nuremberg. Catatan: Konten dapat diedit gaya dan panjangnya.

Dipersembahkan Oleh : Lapak Judi

Baca Juga : Lagutogel/a>