Kiriman Besar Heroin yang Dikirim dari Kashmir Dipulihkan di Jammu, Polisi Menggerebek Banyak Tempat
Jammu And Kashmir

Kiriman Besar Heroin yang Dikirim dari Kashmir Dipulihkan di Jammu, Polisi Menggerebek Banyak Tempat

Meja Berita, Amar Ujala, Jammu

Diterbitkan oleh: Vimal Sharma
Diperbarui Kam, 25 Nov 2021 22:42 IST

Ringkasan

Polisi Jammu telah menemukan 52 kg heroin dari sebuah kendaraan di Jhajjarkotli naka. 1999 ditulis pada paket heroin dan tanda kalajengking dibuat. Yang sedang diselidiki polisi.

Heroin yang disita (Berkas)
– Foto : Amar Ujala

mendengar berita

Polisi di Jammu pada hari Kamis meluncurkan serangan biadab terhadap terorisme narkotika dengan memulihkan 52 kg heroin senilai 100 crores yang dikirim dari Srinagar ke Haryana dekat Jhajjar Kotli. Heroin ini, dikirim dari Pakistan, disembunyikan di kabin khusus yang dibangun di dalam truk. Bersamaan dengan itu, Bharat Kumar, seorang warga Haryana dari kendaraan tersebut, juga telah ditangkap. Sedangkan sopir, warga Punjab, kabur dari lokasi.

Polisi mengklaim bahwa uang yang diterima dari penyelundupan narkoba akan digunakan untuk mempromosikan terorisme di Jammu dan Kashmir. Harganya di pasar internasional dikatakan sekitar 225 crores.

Polisi mengatakan bahwa departemen tersebut memiliki informasi kuat bahwa kiriman narkoba dalam jumlah besar datang dengan truk dari Srinagar ke Haryana. Segera setelah informasi diterima, ADG Mukesh Singh dan SSP Chandan Kohli dari divisi Jammu mencapai Jhajjar Kotli dengan seluruh staf. Di sini polisi mulai memeriksa truk yang datang dari Srinagar dekat Sukatar. Saat sebuah truk (HR 73/ 2226) dihentikan untuk pencarian, pengemudi truk melarikan diri setelah melanggar blok. Saat dikejar polisi, setelah berjalan agak jauh, sopir truk meninggalkan kendaraan dan kabur. Sedangkan sopir pendamping Bharat Kumar, warga Kurukshetra, Haryana, ditangkap. Sopir truk dari Punjab telah diidentifikasi. Pencarian dia sedang berlangsung.

Terorisme Narco terus menyebar dari seberang perbatasan
DGP Dilbag Singh mengatakan dalam konferensi pers bahwa terorisme narkotika disebarkan oleh Pakistan terus menerus melalui penyelundupan heroin dan obat-obatan lainnya. Baru-baru ini, 42 lakh yang ditangkap di Nagrota juga harus menjangkau para teroris. Uang yang berasal dari kiriman heroin ini juga akan digunakan untuk kegiatan teroris. Organisasi teroris terus mengirimkan kiriman obat-obatan dari seluruh Kupwara, Baramulla, Karnah di Kashmir, Rajori, Poonch, Samba Kathua di Jammu. Terkadang senjata dikirim dengan drone dan terkadang barang penyelundupan narkoba dikirim. Organisasi teroris melakukan ini terus menerus.

Menurut informasi, truk ini sudah sampai di Srinagar dengan barang tiga hari yang lalu. Truk kosong dengan kabin khusus ini keluar di dekat sebuah rumah sakit di Srinagar pada Rabu malam. Heroin disembunyikan di kabin khusus dengan membuat paket terpisah.

Paket heroin memiliki 1999 tertulis di atasnya dan tanda kalajengking telah dibuat. Polisi berusaha mencari tahu di mana dan untuk siapa tanda tersebut digunakan.

Ekspansi

Polisi di Jammu pada hari Kamis meluncurkan serangan biadab terhadap terorisme narkotika dengan memulihkan 52 kg heroin senilai 100 crores yang dikirim dari Srinagar ke Haryana dekat Jhajjar Kotli. Heroin ini, dikirim dari Pakistan, disembunyikan di kabin khusus yang dibangun di dalam truk. Bersamaan dengan itu, Bharat Kumar, seorang warga Haryana dari kendaraan tersebut, juga telah ditangkap. Sedangkan sopir, warga Punjab, kabur dari lokasi.

Polisi mengklaim bahwa uang yang diterima dari penyelundupan narkoba akan digunakan untuk mempromosikan terorisme di Jammu dan Kashmir. Harganya di pasar internasional dikatakan sekitar 225 crores.

Polisi mengatakan bahwa departemen tersebut memiliki informasi kuat bahwa kiriman narkoba dalam jumlah besar datang dengan truk dari Srinagar ke Haryana. Segera setelah informasi diterima, ADG Mukesh Singh dan SSP Chandan Kohli dari divisi Jammu mencapai Jhajjar Kotli dengan seluruh staf. Di sini polisi mulai memeriksa truk yang datang dari Srinagar dekat Sukatar. Saat sebuah truk (HR 73/ 2226) dihentikan untuk pencarian, pengemudi truk melarikan diri setelah melanggar blok. Saat dikejar polisi, setelah berjalan agak jauh, sopir truk meninggalkan kendaraan dan kabur. Sedangkan sopir pendamping Bharat Kumar, warga Kurukshetra, Haryana, ditangkap. Sopir truk dari Punjab telah diidentifikasi. Pencarian dia sedang berlangsung.

Terorisme Narco terus menyebar dari seberang perbatasan

DGP Dilbag Singh mengatakan dalam konferensi pers bahwa terorisme narkotika disebarkan oleh Pakistan terus menerus melalui penyelundupan heroin dan obat-obatan lainnya. Baru-baru ini, 42 lakh yang ditangkap di Nagrota juga harus menjangkau para teroris. Uang yang berasal dari kiriman heroin ini juga akan digunakan untuk kegiatan teroris. Organisasi teroris terus mengirimkan kiriman obat-obatan dari seluruh Kupwara, Baramulla, Karnah di Kashmir, Rajori, Poonch, Samba Kathua di Jammu. Terkadang senjata dikirim dengan drone dan terkadang barang penyelundupan narkoba dikirim. Organisasi teroris melakukan ini terus menerus.

Posted By : pengeluaran hk