Teknologi prototipe menyusut AI untuk menghadirkan fungsionalitas seperti otak dalam satu perangkat yang kuat - ScienceDaily
Health

Ilmuwan menemukan mekanisme baru yang mengendalikan ukuran otak – ScienceDaily


Di bawah kepemimpinan Profesor Lars Allan Larsen dan Profesor Søren Tvorup Christensen di Universitas Kopenhagen (UCPH), Denmark, tim peneliti internasional telah mengambil langkah maju yang penting dalam memahami mekanisme kompleks yang mengontrol perkembangan yang disebut korteks serebral, yang adalah bagian otak yang memainkan peran kunci dalam perhatian, persepsi, kesadaran, pikiran, ingatan, bahasa, dan kesadaran. Hasilnya baru saja dipublikasikan di jurnal yang diakui secara internasional Komunikasi Alam.

Para ilmuwan memulai dengan analisis genetik dari sebuah keluarga besar di mana anak-anak dilahirkan dengan mikrosefali primer; kelainan otak bawaan langka yang ditandai dengan berkurangnya ukuran korteks serebral dan berbagai tingkat disfungsi kognitif. Para ilmuwan menemukan bahwa anak-anak adalah pembawa mutasi pada kedua salinan gen tersebut, RRP7A, dan dengan menggunakan kultur sel induk serta ikan zebra sebagai model organisme, RRP7A terbukti memainkan peran penting bagi sel induk otak untuk berkembang biak. dan membentuk neuron baru. Proses ini sangat kompleks dan sedikit gangguan bisa berakibat serius, yang mungkin menjelaskan mengapa mutasi mempengaruhi otak dan tidak ada jaringan serta organ lain.

– “Penemuan kami mengejutkan, karena mengungkapkan mekanisme yang sampai sekarang tidak diketahui yang terlibat dalam perkembangan otak. Selain itu, ini menyoroti nilai penelitian tentang kelainan langka, yang penting baik bagi pasien dan keluarga yang terkena penyakit tetapi juga bermanfaat. bagi masyarakat berupa pengetahuan baru tentang biologi manusia, “kata Lars Allan Larsen, Departemen Cellular and Molecular Medicine.

Para peneliti selanjutnya menemukan bahwa mutasi pada RRP7A mempengaruhi fungsi yang disebut silia primer, yang memproyeksikan dalam satu salinan sebagai struktur mirip antena di permukaan sel untuk mendaftarkan isyarat lingkungan dan mengontrol pembentukan neuron baru dalam perkembangan. otak.

– “Hasil kami membuka jalan baru untuk memahami bagaimana proses perkembangan kontrol silia primer, dan bagaimana mutasi tertentu pada struktur mirip antena ini membahayakan pembentukan jaringan dan organ selama perkembangan. Untuk tujuan ini, kami telah memulai serangkaian penyelidikan untuk memahami mekanisme RRP7A yang mengatur pensinyalan siliaris untuk mengontrol pembentukan dan organisasi neuron di otak, dan bagaimana cacat pada pensinyalan ini dapat menyebabkan malformasi otak dan gangguan kognitif, kata Søren Tvorup Christensen dari Departemen Biologi.

Sumber Cerita:

Materi disediakan oleh Fakultas Sains – Universitas Kopenhagen. Catatan: Konten dapat diedit untuk gaya dan panjangnya.

Dipersembahkan Oleh : Lapak Judi

Baca Juga : lagu Togel