Dua Termasuk Pensiunan Kolonel Meninggal Di Jammu Dan Kashmir, Maksimal 223 Kasus Dalam Empat Setengah Bulan, Enam Tenaga Medis Juga Terinfeksi – Kasus Corona Pekerja Juga Terinfeksi
Jammu And Kashmir

Dua Termasuk Pensiunan Kolonel Meninggal Di Jammu Dan Kashmir, Maksimal 223 Kasus Dalam Empat Setengah Bulan, Enam Tenaga Medis Juga Terinfeksi – Kasus Corona Pekerja Juga Terinfeksi

Meja Berita, Amar Ujala, Jammu

Diterbitkan oleh: Vimal Sharma
Diperbarui Jum, 19 Nov 2021 09:40 WIB

Ringkasan

Infeksi corona mulai meningkat lagi di Jammu dan Kashmir. Jumlah maksimum 223 kasus yang terinfeksi telah ditemukan di negara bagian itu setelah empat setengah bulan pada hari Kamis. Dua pasien telah meninggal di divisi Jammu dan Kashmir.

mendengar berita

Infeksi corona mulai meningkat lagi di Jammu dan Kashmir. Jumlah maksimum 223 kasus yang terinfeksi telah ditemukan di negara bagian itu setelah empat setengah bulan pada hari Kamis. Sebelumnya pada 11 Juli, 224 orang ditemukan terinfeksi. Dua pasien telah meninggal di divisi negara bagian Jammu dan Kashmir. Dalam hal ini, seorang pensiunan kolonel tentara penduduk Jammu juga telah kehilangan nyawanya, yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit militer.

7 penumpang juga ditemukan terinfeksi di Reasi
Sepuluh kasus terinfeksi termasuk dua dokter dan empat tenaga medis telah ditemukan di Rajori. 11 mahasiswa perguruan tinggi lokal termasuk CMO Reasi juga telah ditemukan terinfeksi. Jumlah maksimum 74 yang terinfeksi telah ditemukan di ibu kota Srinagar, di mana 71 di antaranya adalah tingkat lokal. Semua 54 kasus tingkat lokal telah ditemukan di Baramulla. Demikian pula, 11 kasus terinfeksi telah ditemukan di Budgam, 19 di Pulwama, 14 di Ganderbal, 11 di Jammu. 7 penumpang juga ditemukan terinfeksi di Reasi. Tidak ada kasus terinfeksi yang ditemukan di distrik Ramban, Poonch, Kishtwar, Samba, Udhampur, Kulgam.

pembatasan dapat meningkat
Pembatasan Kovid tingkat kabupaten dapat meningkat jika penyebaran infeksi meningkat. Saat ini ke-20 kabupaten tersebut memiliki kasus aktif, padahal hingga beberapa pekan lalu banyak kabupaten yang bebas Covid. Kabupaten Srinagar memiliki jumlah kasus aktif tertinggi sebanyak 573 kasus. Saat ini, jumlah kasus aktif telah meningkat menjadi 1.581. Sedangkan hingga saat ini 4.459 orang meninggal dunia akibat Covid.

harus sangat berhati-hati
Chief Medical Officer Jammu Dr. JP Singh mengatakan bahwa orang yang telah mengambil kedua dosis vaksinasi Kovid juga perlu mengambil tindakan pencegahan penuh mengenai Kovid. Mereka yang menggunakan kedua dosis juga dapat terinfeksi, tetapi mereka akan memiliki risiko infeksi yang rendah. Selain itu, bagi mereka yang tidak mengonsumsi dosis apapun, infeksi Kovid bisa berbahaya. Saat ini, kasus mutasi delta dan delta plus sedang ditemukan.

Ekspansi

Infeksi corona mulai meningkat lagi di Jammu dan Kashmir. Jumlah maksimum 223 kasus yang terinfeksi telah ditemukan di negara bagian itu setelah empat setengah bulan pada hari Kamis. Sebelumnya pada 11 Juli, 224 orang ditemukan terinfeksi. Dua pasien telah meninggal di divisi negara bagian Jammu dan Kashmir. Dalam hal ini, seorang pensiunan kolonel tentara penduduk Jammu juga telah kehilangan nyawanya, yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit militer.

7 penumpang juga ditemukan terinfeksi di Reasi

Sepuluh kasus terinfeksi termasuk dua dokter dan empat tenaga medis telah ditemukan di Rajori. 11 mahasiswa perguruan tinggi lokal termasuk CMO Reasi juga telah ditemukan terinfeksi. Jumlah maksimum 74 yang terinfeksi telah ditemukan di ibu kota Srinagar, di mana 71 di antaranya adalah tingkat lokal. Semua 54 kasus tingkat lokal telah ditemukan di Baramulla. Demikian pula, 11 kasus terinfeksi telah ditemukan di Budgam, 19 di Pulwama, 14 di Ganderbal, 11 di Jammu. 7 penumpang juga ditemukan terinfeksi di Reasi. Tidak ada kasus terinfeksi yang ditemukan di distrik Ramban, Poonch, Kishtwar, Samba, Udhampur, Kulgam.

pembatasan dapat meningkat

Pembatasan Kovid tingkat kabupaten dapat meningkat jika penyebaran infeksi meningkat. Saat ini ke-20 kabupaten tersebut memiliki kasus aktif, padahal hingga beberapa pekan lalu banyak kabupaten yang bebas Covid. Kabupaten Srinagar memiliki jumlah kasus aktif tertinggi sebanyak 573 kasus. Saat ini, jumlah kasus aktif telah meningkat menjadi 1.581. Sedangkan hingga saat ini 4.459 orang meninggal dunia akibat Covid.

harus sangat berhati-hati

Chief Medical Officer Jammu Dr. JP Singh mengatakan bahwa orang yang telah mengambil kedua dosis vaksinasi Kovid juga perlu mengambil tindakan pencegahan penuh mengenai Kovid. Mereka yang menggunakan kedua dosis juga dapat terinfeksi, tetapi mereka akan memiliki risiko infeksi yang rendah. Selain itu, bagi mereka yang tidak mengonsumsi dosis apapun, infeksi Kovid bisa berbahaya. Saat ini, kasus mutasi delta dan delta plus sedang ditemukan.

Posted By : pengeluaran hk