Aksi – SDM Surankot meluncurkan kampanye investigasi kejutan di pasar, tagihan dari banyak pemilik toko dipotong, sejumlah uang disita
Poonch

Aksi – SDM Surankot meluncurkan kampanye investigasi kejutan di pasar, tagihan dari banyak pemilik toko dipotong, sejumlah uang disita

mendengar berita

poon. SDM Surankot Naeem ul Nisa Batti bersama dengan Naib Tehsildar, aparat Kepolisian dan Pemkot melakukan operasi cek mendadak di pasar Surankot. Selama ini, mereka yang melanggar aturan, memotong aduan pemilik toko yang menjual sayuran basi dan buah-buahan busuk.
Penindakan terhadap pedagang asongan, pencopotan bidai, penindakan terhadap kendaraan yang parkir di badan jalan di pasar, kendaraan yang kelebihan muatan dan pengemudi yang memungut biaya lebih, Tata Sumo yang ditemukan dengan penumpang lebih banyak ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Selama kampanye, SDM yang bermain-main dengan aturan Corona, memotong tilang masyarakat yang berkeliaran tanpa masker dan juga memungut denda dari mereka. Padahal, melalui Azhar Manhas, Ketua Dewan Perdagangan, menginstruksikan semua pemilik toko untuk mengikuti aturan dan secara ketat mengambil langkah-langkah untuk melindungi dari Alquran. Terkait kampanye, pihak SDM mengatakan bahwa sudah lama ada keluhan tentang penjualan buah dan sayuran busuk di toko-toko di pasar, perambahan, kotoran di hotel dan dhabas, kelebihan muatan oleh pengemudi Tata Sumo dan tarif yang lebih tinggi. Setelah itu, melakukan tindakan atas instruksi Wakil Komisaris Inderjit, memotong challan dan menyita sebuah Tata Sumo. Challans juga telah dipotong untuk orang-orang yang berjalan tanpa masker. Masyarakat juga telah diinstruksikan untuk menjaga SOP Kovid.

poon. SDM Surankot Naeem ul Nisa Batti bersama Naib Tehsildar, aparat Kepolisian dan Pemkot melakukan operasi cek mendadak di pasar Surankot. Selama ini, mereka yang melanggar aturan, memotong aduan pemilik toko yang menjual sayuran basi dan buah-buahan busuk.

Penindakan terhadap pedagang asongan, pencopotan bidai, penindakan terhadap kendaraan yang parkir di badan jalan di pasar, kendaraan yang kelebihan muatan dan pengemudi yang memungut biaya lebih, Tata Sumo yang ditemukan dengan penumpang lebih banyak ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Selama kampanye, SDM yang bermain-main dengan aturan Corona, memotong tilang masyarakat yang berkeliaran tanpa masker dan juga memungut denda dari mereka. Padahal, melalui Azhar Manhas, Ketua Dewan Perdagangan, menginstruksikan semua pemilik toko untuk mengikuti aturan dan secara ketat mengambil langkah-langkah untuk melindungi dari Alquran. Terkait kampanye, pihak SDM mengatakan bahwa sudah lama ada keluhan tentang penjualan buah dan sayuran busuk di toko-toko di pasar, perambahan, kotoran di hotel dan dhabas, kelebihan muatan oleh pengemudi Tata Sumo dan tarif yang lebih tinggi. Setelah itu, melakukan tindakan atas instruksi Wakil Komisaris Inderjit, memotong challan dan menyita sebuah Tata Sumo. Challans juga telah dipotong untuk orang-orang yang berjalan tanpa masker. Masyarakat juga telah diinstruksikan untuk menjaga SOP Kovid.

Posted By : keluaran hk hari ini